كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ ASNUTER NGAWI menyajikan artikel-artikel faktual sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi demi kelestarian aswaja di belahan bumi manapun Terimakasih atas kunjungannya semoga semua artikel di blog ini dapat bermanfaat untuk mempererat ukhwuah islamiyah antar aswaja dan jangan lupa kembali lagi yah

Jumat, 23 November 2012

WAHABI SALAFI TERNYATA PRO YAHUDI ZIONIS ISRAEL (( seri 1 )) (membongkar kebejatan wahabi-salafi dibalik tirai banjir darah palestina )

Lagi-lagi kita dibikin geleng-geleng kepala oleh pernyataan ulama besar wahhabi-salafy yang sering diidolakan oleh para pengekornya, khususnya di Indonesia. Terlebih saat ini yang lagi gencar- gencarnya kabar zionis israel pengeboman dengan serangan roketnya ke
pelestina bahkan anak-anak kecil yang takberdosa ikut terbunuh.

Oleh karna itu, kali ini Saya akan menampilkan sebagai bukti-bukti kongkrit wahabi salafi ternyata pro yahudi zionis israel, semata-mata hanya untuk suadara-saudaraku yang telah terpengaruh dengan akidah wahabi. Dan petunjuk hanyalah dari Allah Swt.

Jika masih ada wahabi yang membantah bukti dan penjelasan nyata ini, maka ibarat orang yang berusaha menutupi cahaya matahari yang terang benderang di siang hari dengan segenggam tangannya.

*********

1. Muhammad Nashiruddin Al-Albani

Ahli Hadis kebanggaan Salafiyun-Wahabiyun Nashiruddin Al Albani mengeluarkan fatwa konyol bahwa bangsa Palestina wajib keluar dari palestina dan memberikan tanah airnya kepada bangsa yahudi/Israel. Fatwa-Fatwa Syekh Al Albani dihimpun oleh Ukasyah Abd al-Manan, hal. 18

Soal: Penduduk Tepi Barat (Wilayah di Palestina -red-) Apakah boleh keluar dan hijrah ke negeri kedua (negara lain -red-)?

Jawab (Syekh Al Albani): Wajib keluar…. wajib keluar wahai saudaraku dari negeri dimana mereka tidak mungkin (tidak mampu) mendepak kaum kafir dari negerinya,… mereka harus hijrah ke bumi dimana memungkinkan mereka menjalankan syariat Islam.

Tidak cukup dengan Syekh Muhammad Nashiruddin Al-Albani seorang ulama besar sekte Wahhabi-Salafy yang juga menjadi jabatan penting di Arab Saudi Syekh Saalih Al Fauzan,

*********

2. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan

Kejadian tahun lalu . Demo anti-Israel terjadi dimana-mana. Baik di negara Islam maupun di negara Barat yang non Muslim. Bahkan juga di beberapa kota di Amerika, karibnya negara Yahudi itu.
Banyak demo yang berlangsung damai meskipun di dalamnya disampaikan orasi-orasi galak karena gemas dengan arogansi negara Zionis Yahudi itu, seperti yang dilakukan oleh. mahasiswa, partai Islam dan ormas-ormas di Indonesia.

Tiba-tiba seorang ulama besar Saudi Arabia mengeluarkan fatwa nyeleneh. Ketika jumhur ulama dunia menyatakan dukungan kepada Palestina dengan berbagai tindakan, justru Syekh Saalih Al Fauzan, ulama Saudi ini mengeluarkan fatwa lain:

para demonstran yang mendukung perlawanan bangsa Palestina melawan Israel sebagai yang membuat kerusakan di bumi (fassad fill Arad) dengan mengatakan bahwa mereka hanyalah menimbulkan kemarahan dan agresi yang menghasut.

Lho??????

Kalau demo saja disebut membuat kerusakan di muka bumi, lalu Yahudi Israel yang 60 tahun menjajah tanah Palestina dan kini memborbardir Gaza dengan ribuan ton bom dan membunuh 900 orang dan melukai 4000-an lainnya, mereka disebut apa?

Lalu Amerika yang memporakporandakan kehidupan di Iraq, setelah memfitnah Iraq memiliki senjata pemusnah massal dan menggantung Saddam Hussein disebut apa?

Lalu Amerika yang menyerang Afganistan habis-habisan dengan dalih mencari Usama bin Laden disebut apa?

Lalu Hosni (yang tidak) Mubarak yang memblokade Gaza dari belakang, dan sampai kini tidak mendukung Palestina, dia disebut apa?

Lalu Saudi Arabia yang menyediakan banyak tanahnya bagi pangkalan militer AS yang kemudian membuat kerusakan perikehidupan di Saudi sendiri dan juga kerusakan serta ketidakadilan di Timur Tengah, dia disebut apa?

Kalau berdemo saja disebut fassad fil ardh, lalu Amerika, Zionis Israel, dan negara-negara Arab yang pro AS itu sedang berbuat apa? Berbuat kebaikan?

Adakah Syekh Saalih Al Fauzan mengeluarkan fatwa untuk kerusakan yang sangat dahsyat diseluruh dunia yang dilakukan oleh AS, Israel dan sekutu-sekutunya termasuk pemerintahannya sendiri, Mesir, Jordan dan Raja-Raja Arab lainnya?

Saudi Arabia kesekian kalinya membuat kita -atau saya- prihatin.

Sebelumnya bertolak belakang dengan fatwa nyeleneh Al Fauzan, seorang ulama Saudi Arabia lainnya, Sheikh Awad Al-Qarni, menyerukan agar dilakukan penyerangan terhadap fasilitas dan orang Israel dimanapun berada, sebagai pembalaaan atas serangan brutal Israel terhadap Palestina di Gaza. Maka ganjarannya adalah ulama Saudi yang berani itu ditangkap oleh petugas keamanan Saudi Arabia.

Tidakkah takut kita -apalagi ulama- dengan cara-cara pemutarbalikan fakta seperti yang dilakukan orang munafik sebagaimana yang disampaikan oleh Allah dalam surat Al Baqarah : 11? Sehingga tidak lagi jelas siapa yang berbuat kerusakan dan siapa yang berbuat kebaikan.


وإذا قيل لهم لا تفسدوا في الأرض قالوا إنما نحن مصلحون

Wa idza qiila lahum laa tufsidu ful ardh, qaalu innama nahnu mushlihuun.
Dan apabila dikatakan kepada mereka: Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan."

Ya Allah peliharalah kami dari sifat munafik.

Sekelumit tentang Syekh Saalih al-Fauzan.

Dia adalah seorang Ulama dan Pejabat kehakiman Saudi Arabia.

Dia ketua hakim mahkamah Agung dan ulama hukum top bidang Islam (Syari’ah). Statemen Ulama tersebut muncul setelah Saudi Arabia diguncang demonstrasi anti serangan Israel ke wilayah Gaza. Dalam demo tersebut, seorang demonstran terluka dan 11 orang lainnya ditangkap polisi. Syeikh Fauzan juga merupakan anggota Dewan ulama, yang bertugas memberikan nasehat kepada Mufti Besar Saudi Arabia.
lihat selengkapnya : http://lintasankatahati.blogspot.com/2009/01/fatwa-nyeleneh-syekh-saalih-al-fauzan.html

tidak hilang dari ingatan kita ketika saudara kita seagama di gaza dibantai dengan bom-bom zionis Israel Syekh Salafy-Wahabi Arab Saudi Syekh Saleh Al Luhaidan berfatwa bahwa:

*********

3. Muqbil bin Haadi

سئل الشيخ مقبل رحمه الله كما في تحفة المجيب ص 145:” ما رأيكم في الجهاد الإسلامي وحركة المقاومة الإسلامية حماس في الأراضي العربية المحتلة في فلسطين

Pertanyaan : Bagaimana pendapat Anda tentang kelompok Jihad Islam dan pergerakan Hamas di tanah Arab Palestina yang kini dijajah ?
فأجاب رحمه الله تعالى :أما جماعة حماس فهي جماعة حزبية لا تأمر بمعروف ولا تنهى عن منكر

Jawaban : (Maka Syaikh Muqbil menjawab dalam Tuhfatul Mujiib 145), “ Semoga Allah merahmatinya, perihal Hamas, maka (Hamas) ini merupakan suatu Hizbi/Kelompok. Mereka tidak memerintahkan kebajikan dan mereka tidak mencegah dari kemungkaran. Justru mereka menyalahkan dan menghalangi Ahlus Sunnah.

وتنكر على أهل السنة ولو حصل لهم نصر لفعلوا كما فُعل في أفغانستان يوجه بعضهم إلى بعض المدفع والرشاش لأنهم ليسوا على قلب واحد

Dan jika mereka menerima bantuan atau pertolongan, maka sungguh akan melakukan seperti yang dilakukan dalam Afghanistan (atas Ahlussunnah), dengan masing-masingnya memutar senjata mesin dan meriam mereka (Hamas) menyerang pada yang lain (Ahlusunnah).

http://www.sahab.net/sahab/showthread.php?s=67a40fb39254725e880dec4bf1b75df6&threadid=295768. تحفة المجيب ص 145:)

*********

4. Abdul Aziz Alu al Syekh

Mufti Besar Rais “Haiah Kibar Ulama” atau Pimpinan Dewan Pembesar Ulama wahhabi-Salafy Arab saudi (AS), bikin “fatwa hebat” yang akan membuat bahagia kaum Zionis.

Kejadian ini Ketika para ulama dan aktivis dunia pembela hak-hak azasi manusia memberikan dukungan kepada perjuangan rakyat Mesir menentang rezim korup dan zalim yang menjadi antek dan kaki-tangan zionis Israel dan Amerika di Timur-Tengah, Sang Mufti dalam khutbah Jum’atnya di Riyad 4 Pebruari 2011 malah terang-terangan dan dengan suara lantang mendukung Rezim Tiran dan Diktator bengis, Fir’aun Mesir Modern Husni Mubarak.

Tidak hanya mendukung rezim tiran dan anti islam tapi sang mufti Syekh Abdul Aziz Alu Al Syekh menuduh demo damai menentang kezaliman rezim Husni Mubarak dan Diktator Tunisia Ben Ali yang anti Islam itu adalah perbuatan makar musuh-musuh Islam. Innalillahi wa inna ilahi rajiun. (Dan sangat ironis sekali Arab Saudi yang konon mengaku sebagai negeri Islam dengan mempraktekkan ajaran para salaf malah menjadi tempat pengasingan Diktator Ben Ali si penentang syariat Islam, salah satunya adalah pelarangan jilbab)

Di bawah ini pernyataan dan dukungan Syekh Abdul Aziz Alu al Syekh yang dilaporkan media Arab Saudi milik keluarga Amir al Saud “Al Sharq Al Awsat”:

مفتي السعودية يحذر من مخطط لتقسيم المنطقة إلى «دول متخلفة»
انتقد المظاهر الاحتجاجية في تونس ومصر
الرياض: تركي الصهيل
حذر الشيخ عبد العزيز آل الشيخ، مفتي عام السعودية، مما وصفه بـ«مخطط» يسعى من خلاله إلى تقسيم المنطقة إلى «دول متخلفة»، على حد تعبيره، وذلك على خلفية الأحداث التي شهدتها كل من تونس ومصر.
وفي خطبة الجمعة التي ألقاها أمس في جامع الإمام تركي بن عبد الله (وسط العاصمة السعودية)، انتقد المفتي العام للبلاد، المظاهر الاحتجاجية التي شهدتها المدن التونسية والمصرية. وهاجم كذلك ما وصفه بـ«الإعلام الجائر»، الذي يصور الأحداث على غير حقيقتها.
وبرر المفتي انتقاده للمسيرات الاحتجاجية والمظاهرات، لكونها تفضي إلى سفك الدماء ونشوء حالات سلب ونهب، كما حدث في مصر.
وقال: «إن من أسباب الفتن والغواية والضلالة إثارة الفتن بين الشعوب والحكام في هذه المظاهرات والمسيرات التي هي من الأمور التي جيء بها لضرب الأمة في صميمها وتشتيت شملها وتقسيمها. إن لها نتائج سيئة وعواقب وخيمة، منها سفك الدماء وانتهاك الأعراض وسلب الأموال».
ونبه مفتي عام السعودية ورئيس هيئة كبار العلماء فيها، إلى ما وصفها بـ«الفوضويات» التي يتم إحداثها داخل الدول من أجل الإضرار بأمنها وضرب اقتصادياتها.
وقال: «إن هذه الفوضويات إنما جاءت من أعداء الإسلام والذين يخضعون لهم». ودعا إلى الحذر من «مكائد الأعداء»، منبها إلى أن الغاية من المظاهرات إضعاف الشعوب والسيطرة عليها وإشغالها في الترهات».
وأكد المفتي الشيخ عبد العزيز آل الشيخ، على ضرورة استشراف الأهداف بعيدة المدى من المخططات التي تتم في بلدان المنطقة. وقال إن هناك «غاية بعيدة المدى لضرب الأمة في صميمها وضرب اقتصادها وتخطيط بعيد المدى لتحويلها إلى (دول متخلفة)»، مؤكدا على أهمية الوقوف من الأمور «موقف الاعتدال».
ونبه مفتي عام السعودية، من احتمالية أن تمتد رقعة الأحداث لتشهدها دول أخرى. وقال «إن مصاب الأمة جلل عندما نسمع أن هذه الأحداث تتنقل من مكان إلى مكان، نار أوقدت، اليوم هنا وغدا هناك».
وحذر في سياق خطبة الجمعة، من مغبة الانسياق وراء ما وصفه بـ«الإعلام الجائر»، والذي قال إن من صفاته أن يكون آلة للتخريب، ووسيلة لتسويق الشعارات البراقة، ونقل الأحداث على غير حقيقتها
.
Mufti Arab Saudi Memperingtkan Agenda Pemecah Belahan Timur Tengah Menjadi Negera-Negara Yang Terbelakang!
Ia mengkritik keras aksi demo di Tunis dan Mesir!
Riyadh: Turki Shahîl

Syeikh Abdul Aziz Âlu Syaikh –Mufti Agung Kerajaan Arab Saudi- memperingatkan apa yang ia sebut sebagai agenda yang bertujuan memecah belah Timur Tengah menjadi negera-negera yang terbelakang. Ia tegaskan itu terkait dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi di Tunis dan Mesir.

Dalam khutbah Jum’at yang disampaikan di masjid jami’ Imam Turki ibn Abdul Aziz (di tengah ibu kota Arab Saudi), Mufti Agung Kerajaan, fenomena demo damai yang disaksikan kota-kora besar di Tunis dan Mesir. Ia menyerang keras apa yang ia namai dengan media zalim yang menggambarkan peristiwa-peristiwa tidak sesuai hakikatnya!

Mufti membenarkan kecamannya atas aksi demo damai bahwa ia mengarahkan kepada pertumpahan darah dan terjadinya kondisi kacau dan penjarahan di Mesir.
Ia berkata:

“Sesungguhnya di antara sebab fitnah, kekacauan dan kesesatan adalah diungkit-ungkitnya fitnah antara rakyat dan para penguasa dalam demo dan aksi damai yang mana ia termasuk perkara-perkara yang didatangkan untuk memukul umat pada intinya dan memecah belah kesatuannya serta mempetak-petaknya. Sesungguhnya ia membawa akibat-akibat yang buruk dan jelek. Di antaranya, tercucurnya darah-darah dan diinjak-injaknya kehormatan dan dijarahnya harta.

Mufti yang selakigus Pimpinan Dewan Pembesar Ulama mengingatkan apa yang ia namai sebagai Kekacauan yang terjadi di negeri-negeri itu untuk menimbulkan keguncangan keamanan dan menghantam perekonommiannya.
Ia berkata:

Sesungguhnya kerusauhan itu datangnya dari mush-musuh Islam dan mereka yang tunduk kepada mereka!
Ia mengajak agar berhati-hati dari makar musuh seraya mengingatkan bahwa tujuan dari aksi-aksi damai itu adalah untuk melemahkan bangsa-bangsa dan menguasainya serta menyibukkannya dengan hal-hal sepele!

Mufti; Syeikh Abdul Aziz menegaskan juga akan keharusan mewaspadai agenda-agenda jangka panjang dari taktik yang telah diterapkan di negeri-negeri Timur Tengah. Ia berkata, “Di sana ada tujuan jangka panjang untuk menghantam umat dalam intinya dan menghantam perekonomiannya dan ada agenda jangka panjang untuk memetak-metak Timur Tengah menjasdi negeri-negeri yang terbelakang. Ia menekankan keharusan mengambil sikap moderat dalam masalah ini.

Mufit Arab Saudi mengingatkan akan kemungkinan merembetnya teka pristiwa-pristiwa yang disakisikan oleh daerah ini (Timur Tengah) ke negeri-negeri lain. Ia berkata, “Sesungguhnya musibah umat ini sangat berat ketika kita mendengar pristiwa-pristiwa itu berpindah dari satu tempat ke tempat lain, api yang dikobarkan. Hari ini di sini dan esok di sana!

Ia juga mengingatkan dalam khutbah jum’atnya dari akibat buruk terhanyut di belakang apa yang ia namai sebagai media massa zalim dan yang bertindak sebagai alat perusak serta sarana untuk menjajakan slogan-slogan menipu dan menayangkan pristiwa tidak pada hakikatnya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar